Yogyakarta – Mahasiswa Magister Minat Studi Ekonomi Islam Sekolah Pascasarjana Universitas Gadjah Mada (SPs UGM) melaksanakan kegiatan observasi lapangan dalam mata kuliah Manajemen Syariah pada 6 Mei 2026 di Narasa Resto. Kegiatan ini merupakan bagian dari pembelajaran yang diampu oleh Rika Fatimah, P.L., S.T., M.Sc., Ph.D., dengan fokus pada implementasi operasional model G2RT dalam pengelolaan usaha.
Melalui observasi ini, mahasiswa memperoleh kesempatan untuk mengkaji secara langsung penerapan nilai-nilai manajemen syariah dalam praktik bisnis. Narasa Resto dipilih sebagai lokasi observasi karena dinilai memiliki model usaha yang tidak hanya berorientasi pada aspek ekonomi, tetapi juga mengintegrasikan nilai sosial, budaya, dan keislaman dalam operasionalnya.
Hasil observasi menunjukkan bahwa Narasa Resto tidak hanya berfungsi sebagai tempat makan, tetapi juga menjadi ruang komunitas dan silaturahmi yang mengedepankan nilai kekeluargaan, gotong royong, dan pelayanan yang humanis. Dengan konsep tersebut, pelanggan tidak hanya menikmati sajian khas Aceh, tetapi juga merasakan suasana yang nyaman, hangat, dan penuh kebersamaan.
Selain menjalankan usaha kuliner, Narasa Resto juga mengembangkan berbagai aktivitas komunitas, seperti galeri seni, ruang diskusi, serta penyelenggaraan kegiatan kreatif. Pendekatan ini menunjukkan bahwa bisnis dapat menjadi sarana membangun relasi sosial dan memberikan manfaat bagi masyarakat, sejalan dengan prinsip ekonomi syariah yang menekankan kejujuran, kepercayaan, persaudaraan, dan keberkahan dalam berusaha.
Melalui kegiatan observasi ini, mahasiswa memperoleh pemahaman bahwa keberhasilan suatu usaha tidak hanya ditentukan oleh kualitas produk, tetapi juga oleh kemampuan pelaku usaha dalam membangun hubungan yang baik dengan pelanggan, karyawan, dan komunitas. Pengalaman lapangan ini diharapkan dapat memperkaya wawasan mahasiswa mengenai implementasi manajemen syariah serta menjadi bekal dalam mengembangkan model bisnis yang berorientasi pada keberlanjutan, nilai kemanusiaan, dan pemberdayaan masyarakat.