Yogyakarta – Mahasiswa Ekonomi Islam SPs UGM menghadiri kegiatan Syawalan yang diselenggarakan oleh Ikatan Ahli Ekonomi Islam Indonesia Dewan Pengurus Wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DPW DIY) di Gedung Teater Magister dan Doktor Universitas Negeri Yogyakarta. Kegiatan ini turut dihadiri oleh dosen, alumni, serta pengurus IAEI dari berbagai institusi di Yogyakarta.
Kehadiran mahasiswa Ekonomi Islam dari Sekolah Pascasarjana Universitas Gadjah Mada turut meramaikan kegiatan ini. Selain mengikuti rangkaian acara, mahasiswa juga memanfaatkan momentum tersebut untuk menjalin silaturahmi dengan dosen dan alumni.
Syawalan yang dilaksanakan pasca Idulfitri ini menjadi ajang untuk mempererat hubungan antar sivitas akademika sekaligus memperkuat jejaring dalam pengembangan ekonomi Islam. Suasana kebersamaan terlihat dari interaksi hangat antar peserta yang saling bermaafan dan berdiskusi.
Selain sebagai kegiatan silaturahmi, acara ini juga menjadi ruang refleksi mengenai peran ekonomi Islam dalam mendukung pembangunan berkelanjutan. Nilai-nilai seperti keadilan, pemerataan, dan keberlanjutan yang menjadi prinsip ekonomi syariah dinilai sejalan dengan tujuan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya dalam pengentasan kemiskinan, pertumbuhan ekonomi yang inklusif, pengurangan kesenjangan, serta kemitraan untuk mencapai tujuan.
Dalam konteks tersebut, IAEI juga berperan sebagai wadah bagi mahasiswa Ekonomi Islam untuk membangun jejaring, bertukar gagasan, serta mengembangkan kapasitas keilmuan dan praktik ekonomi syariah. Melalui forum seperti ini, mahasiswa diharapkan dapat lebih aktif terlibat dalam kolaborasi yang mendukung pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan mahasiswa Ekonomi Islam dapat terus memperluas wawasan serta memperkuat jaringan dengan berbagai pihak, sehingga mampu berkontribusi dalam pengembangan ekonomi syariah yang lebih inklusif dan berkelanjutan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan mahasiswa Ekonomi Islam dapat terus memperluas wawasan serta memperkuat jaringan dengan berbagai pihak, sehingga mampu berkontribusi dalam pengembangan ekonomi syariah yang lebih inklusif dan berkelanjutan.